Tanam Kontribusi di Gunung Congkrang Cikajang, Kolaborasi Hijau Jaga Alam di Hari Sejuta Pohon
Tanam Kontribusi digelar di Gunung Congkrang Cikajang pada 10 Januari 2026 oleh Jabar Bergerak Zillenial Garut bersama komunitas hijau untuk jaga kelestarian alam.
Upaya menjaga kelestarian alam terus digencarkan oleh berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Tanam Kontribusi yang dilaksanakan di Gunung Congkrang, Kecamatan Cikajang, pada 10 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas komunitas, mahasiswa, dan unsur pemerintah dalam menjaga lingkungan agar tetap hijau dan lestari.
Tanam Kontribusi diinisiasi oleh Jabar Bergerak Zillenial Garut bersama Paguyuban Kolaborasi Hijau, dengan melibatkan berbagai mitra dari organisasi mahasiswa lintas kampus, komunitas pecinta alam, hingga unsur Forkopimcab setempat.
Momentum Hari Sejuta Pohon
Pemilihan tanggal 10 Januari bukan tanpa alasan. Kegiatan Tanam Kontribusi dilaksanakan bertepatan dengan Hari Sejuta Pohon, yang menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya melakukan penanaman pohon, tetapi juga perawatan serta pembersihan area sekitar agar ekosistem di kawasan Gunung Congkrang tetap terjaga. Gunung Congkrang sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan alam di Garut yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan sumber daya air.
Wadah Kolaborasi untuk Menjaga Bumi Pertiwi
Tanam Kontribusi dirancang sebagai wadah terbuka bagi siapa saja yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini mengusung semangat bahwa menjaga alam bukan hanya tugas satu kelompok, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Melalui aksi nyata seperti menanam, merawat, dan membersihkan pohon, para peserta diajak untuk berkontribusi langsung dalam upaya pelestarian alam. Harapannya, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keberlanjutan lingkungan harus dijaga secara berkelanjutan, bukan hanya seremonial.
Libatkan Banyak Pihak dan Organisasi
Kegiatan Tanam Kontribusi melibatkan banyak pihak dari berbagai latar belakang. Selain Jabar Bergerak Zillenial Garut dan Paguyuban Kolaborasi Hijau, turut hadir sejumlah mitra inisiator, di antaranya:
-
Pamagar Polban
-
Hidobuldogar Polman
-
Munggaran Unsil
-
KMG UPI
-
Pamasagi Unpad
-
FORSA UIN Solo
-
Kemaga Yogyakarta
-
Kemaga Unjani
-
Himaga IPB
-
Format ITB
-
Gigabyte Telkom
-
Komunitas Garuters
Tak hanya itu, unsur Forkopimcab juga turut mendukung kegiatan ini, mulai dari Kapolsek, Camat, hingga Danramil setempat. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Garut.
Menanam, Merawat, dan Membersihkan
Berbeda dengan kegiatan penanaman pohon pada umumnya, Tanam Kontribusi tidak hanya berfokus pada proses menanam. Para peserta juga melakukan perawatan serta pembersihan pohon dan area sekitarnya agar tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan berkelanjutan.
Pendekatan ini dinilai penting karena keberhasilan penghijauan tidak hanya ditentukan oleh jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga oleh perawatan jangka panjang dan kesadaran untuk menjaga lingkungan dari kerusakan.
Harapan dari Kegiatan Tanam Kontribusi
Melalui kegiatan Tanam Kontribusi di Gunung Congkrang Cikajang, para inisiator berharap tercipta dampak positif yang berkelanjutan, baik bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. Selain membantu menjaga kelestarian alam, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring kolaborasi antar komunitas dan organisasi yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan.
Tanam Kontribusi menjadi pengingat bahwa menjaga bumi pertiwi bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti menanam dan merawat pohon, yang jika dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak besar bagi generasi mendatang.
What's Your Reaction?